Besaran, Satuan, dan Dimensi dalam Fisika Dasar

Besaran, Satuan, dan Dimensi dalam Fisika Dasar

Baiklah demi mendapatkan nilai yang bagus pada perkuliahan, saya akan share setiap materi yang diberikan dosen ke blog ini agar saya selalu ingat materi apa saja yang sudah dibaerikan dan tentunya agar saya bisa thinking out of the box. Yang akan saya shae kali ini adalah Besaran, Satuan, dan Dimensi dalam Fisika Dasar

Baca juga : Penjelasan Sistem Bilangan Biner, Desimal, Oktal, dan Heksadesimal

Baiklah yang akan share disini adalah materi Fisika Dasar 1 yang saya pelajari pada perkuliahan reguler C Prodi Teknik Informatika di UNPAM (Universitas Pamulang). Oke langsung saja dengerin ocehan tulisan saya.

 

 

Apakah yang dimaksud besaran dan satuan?

Besaran adalah

Di dalam dunia fisika, kita mengukur setiap besaran dalam satuannya masing-masing. Cara kita mengukurnya dengan menggunakan suatu standar. Yang dimaksud suatu standar adalah bagaikan kamu mengukur lebar meja dengan jengkal tanganmu dan hasil besaran yang didapatkan dari lebar meja adalah 5 jengkal. Nah jengkalan kamu itulah standarnya. Selain jengkalan tangan biasanya standar lain bisa seperti garisan yang standarnya milimeter, centimeter maupun meter.

Satuan adalah

Satuan bisa dibilang sebuah nama atau istilah yang diberikan untuk hasil pengukuran tersebut. Contohnya tidak mungkin jika kamu ditanya teman kamu “berapa lama aku menelponmu tadi” lalu kamu jawab “selama jantung ini berdetak 55 kali”, kamu pastinya membalas “50 detik(sekon)”. Dari dialog diatas diketahui bahwa satuan dari waktu yang sudah disepakati seluruh umat manusia adalah detik/sekon.

2 Jenis Besaran beserta Satuannya

Jadi dari 2 pengertian diatas setiap besaran dalam fisika memiliki satuannya masing-masing yang sudah disepakati umat manusia. Besaran panjang meja memiliki satuan meter, sedangkan besaran waktu memiliki satuan sekon/detik.

Lalu disini ada yang namanya Besaran Pokok dan Besaran Turunan.

Besaran Pokok

Besaran Pokok merupakan besaran yang berdiri sendiri, contohnya adalah panjang. Kamu menghitung panjang tidak perlu menghitung yang lain.

Besaran Turunan

Tidak seperti menghitung kecepatan yang merupakan besaran turunan, dimana kamu harus tentukan jarak titik 1 ke 2 dan berapa waktu tempuh dari titik 1 ke titik 2 untuk mengetahui kecepatan benda berpindah.

Berikut tabel daftar beesaran Pokok dan Turunan

Tabel Besaran Pokok

Besaran PokokSatuanDimensiSimbol
Panjangmeter (m)Ll atau S
Massakilogram (kg)Mm
Waktusekon (s)Tt
Temperaturkelvin (K)t = “tetha”T
Kuat Arusampere (A)II
Intensitas CahayaCandela (cd)Jin
Jumlah Zatmole (mole)Nn

Tabel Besaran Turunan (beberapa/tidak lengkap)

Besaran PokokSatuanDimensiSimbol
Percepatanmeter/sekon2 (m/s2)L/T2a
Kecepatanmeter/sekon (m/s)L/TV
Frekuensi1/sekon (1/s)1/Tf
Dimensi Gayakg.m/s2M.L/Tatau M.L.T-2F
Energi Potensialkg.m2/s2M.L2/Tatau M.L2.T-2w
Dan yang lainnya

Contoh Soal Mengenai Besaran, Satuan, dan Dimensi

Ada 5 soal yang saya dapatkan dari dosen saya dan salah satunya yaitu :

nb: gunakan simbol untuk rumus

jika V=S/t (menggunakan simbol), maka Satuan dan Dimensi jarak adalah?

Kita fokus pada variabel V=S/t (menggunakan simbol), kita artikan dulu simbolnya

V : simbol dari Kecepatan
S : simbol dari panjang(jarak juga menggunakan besaran panjang)
t   : simbol dari waktu.

Yang ditanyakan adalah Satuan dan Dimensi dari jarak jika V=S/t

Intinya kita harus mencari persamaan Jarak dari rumus tersebut.

Perhatikan variabel persamaan berikut :

10 meterpersekon=20meter/2sekon

10  merupakan kecepatan

20 merupakan jarak

2   merupakan waktu

Kita disuruh unruk mencari persamaan dari semisalnya kita mencari jarak, karena soal dari pertanyaannya adalah mencari jarak.

Bahasa kasarnya adalah bagaimana kita mencari angka panjang jarak(20) dari angka tersisa yang tersedia.

Karena kita ambil 20 di taruh di depan, maka angka yang tersisa tinggal dua yaitu 10(kecepatan) dan 2(waktu), untuk mendapatkan angka 20 ya kita kali saja 2 dan 10.

Perhatikan variabe persamaanl dibawah:

20meter=10meterpersekon.2sekon

Ya intinya begitulah bro ente cari aja perbedannya kemudian analisis aja susah jelasinnya.

jadi satuannya S=V.t (menggunakan simbol)

Setelah dapat satuan kita cari dimensinya Kecepatan(V) adalah L, dan dimensi dari waktu(t) adalah T, jadi dimensi dari jarak jika V=S/t (menggunakan simbol) adalah L.T(menggunakan dimensi).

jadi Dimensinya V=L.T (menggunakan dimensi)

Intinya untuk mendapatkan dimensi turunan, kita ubah saja simbol menjadi dimensi.

END

baiklah semoga bermanfaat jika kamu paham wkwkwk. Sampai Jumpa 😀

Tinggalkan Balasan