Membuat Usaha Percetakan Dengan Modal 100K Kurang

Membuat Usaha Percetakan Dengan Modal 100K Kurang

Bisnis percetakan merupakan bisnis yang sedang banyak digeluti oleh para wirausaha. Entah itu sebagai percetakan besar, atau percetakan kecil (reseller). Saya akan membagikan pengalaman saya dalam Membuat Usaha Percetakan Kecil Rumahan Dengan Modal Dibawah 100K. Hasil yang didapatkan juga lumayan untuk tambah-tambah biaya makan.

Karena modal yang digunakan hanya dibawah 100k, jadi saya hanya akan membagikan pengalaman saya sebagai wirausaha percetakan kecil-kecilan di rumah sebagai reseller alias kuli cetak, yang tugasnya nganterin file ke percetakan buat dicetak dan di COD ke konsumen.

Saya akan bercerita sedikit dari pengalaman saya, jika kalian mau skip langsung ke Tips and Trick nya silahkan scroll kebawah.

Cerita Saya Membuat Usaha Percetakan Kecil Sebagai Tukang Cetak (KULI CETAK)

Begin Story

Singkat cerita setelah lulus SMK, saya belum diizinkan bekerja Full Time oleh orang tua saya dikarenakan saya dituntut untuk melanjutkan pendidikat di bangku perkuliahan. Menunggu waktu ke Jakarta untuk mendaftar kuliah di UNPAM sangat lama. Saya pun menghabiskan waktu dirumah hanya untuk nonton Tokusatsu Kamen Rider.

Saya pun merasa bosan dan ingin melakukan sesuatu, akhirnya saya mendapatkan sebuah ide untuk membuka usaha percetakan kecil sebagai reseller. Hal pertama yang saya lakukan adalah mencoba membuat desain poster jasa saya. Setelah saya posting di berbagai social media saya, saying sama sekali tidak ada oreran. Saya menjual jasa cetak foto Polaroid, foto apapun, banner, stiker, dan aksesoris lainnya.

Saya merasa sepertinya percuma untuk membuka percetakan kecil ini. Namun Allah berkehendak lain, saya dikenalkan teman saya ke adik nya. Adiknya merupakan reseller yang sudah sedikit berpengalaman. Karena dirasa saya dekat dengan kakaknya, akhirnya dia mencoba menjalin kerjasama dengan saya.

Ternyata dia juga baru menjadi reseller di bidang percetakan sebelumnya, namun hasilnya tidak memuaskan. Saya pun membongkar harga-harga percetakan dan dia agak kaget, ternyata dia menjadi reseller dari reseller. Saya pun menawari nya daripada menjadi reseller mending kita kerja sama aja. Untuk nyetak kita langsung nyetak di percetakan besar langsung. Akhirnya dia pun setuju dengan hal tersebut.

Seiring berjalannya waktu bisnis kamipun agak berkembang. Seminggu kita bias dapat penghasilan 50-70 ribu masing-masing. Ya karena kita hanya melakukan pencetakan seminggu sekali sebab channel penjualan di kategori percetakan nya belum seberapa besar, dia juga fokus untuk menjadi reseller barang lain.

Coba tiap hari, misal diambil untung terendah 50×7 udah 350. Perbulan 350×4 bisa dapet Rp.1.400.000,00.
Sudah sekitar 8x melakukan pre order, akhirnya saya pun sudah mau berangkat ke Jakarta. Dengan terpaksa kami pun mengakhiri bisnis bersama ini.

Selain bisnis cetak dengan dia, saya melakukan bisnis dengan kakaknya sebagai tukang cetak poster anime.

END STORY

Dikarenakan percetakan kecil tetap tidak akan bisa menandingi percetakan besar yang sudah memiliki brand. Anggap saja kita hanya sebagai jasa kurirnya saja, jangan terlalu berlebihan dengan membayangkn untung besar. Jika ingin untung jutaan, kalian sebaiknya buka jasa fotocopy dan fotokilat atau jasa cutting stiker. Dimana jasa tersebut membutuhkan modal kios. Disini kita membahas usaha percetakan dengan modal dibawah 100k.

Baiklah setelah bercerita, saya akan langsung berikan beberapa tips untuk membangun percetakan kecil sendiri untuk para pelajar dan sebagai bisnis sampingan saja. Berikut :

Belajar Promosi Serta Beriklan Online dan Offline

Dari Cerita saya diatas, kelemahan saya adalah dibagian promosi dan beriklan. Jujur saja saya juga tidak terlalu percaya diri untuk memperkenalkan produk saya jika ada produk yang lebih baik dan murah di luar sana. Tidak seperti teman saya yang memiliki jiwa entrepreneur yang kuat tanpa malu untuk mengenalkan produknya ke para customer nya.
Saya memang belum melakukannya, akan tetapi saya sempat memikirkan beberapa tips untuk melakukan promosi di media social (online) dan offline.

Buat List Harga Produk dan Desainnya

Usahakan dalam berpromosi gunakan daftar harga dengan sedikit desainan, contohnya poster desainan saya yang saya buat kotak dan saya cantumkan list produk dan harga beserta nomor telepon saya dan keterangan lainnya.

Saya sarankan untuk pertama kali membuka jasa percetakan kecil dengan produk foto, polaroid, stiker, dan poster saja dulu. Jika sudah tidak tegang dalam memulai bisnis baru menambahkan produk lainnya.

Ketahui Kondisi Sosial Media

Untuk media social, contohnya Whatsapp. Dikarenakan daftar teman whatsapp saya kebanyakan anak SMK jurusan multimedia. Tentunya mereka tau semua dalam hal cetak menyetak karena diajari di sekolahan. Jadi kalian akan percuma melakukan promosi di sini.
Saya juga memiliki kontak yang sedikit karena saya tidak aktif bersosialisasi di realita maupun di social media. Saya ingin mencoba berubah tapi sudah. Jika kalian bisa berubah sepertinya peringatan yang satu ini tidak akan berlaku bagi kalian.

Miliki Banyak Kontak Whatsapp

Jika kalian ingin mencoba promosi di Whatsapp, kalian bisa mencoba tips dari teman saya, dimana dia selalu menyimpan nomor whatsapp orang yang pernah di share contact oleh temannya dan nomor dari lainnya. Sehingga dia memiliki friendlist Whatsapp yang sangat banyak sekali. Gak kaya saya yang susah untuk bersosialisasi secara over walaupun hanya di social media.

Buat Banyak Akun Facebook Dan Lakukan Random Add

Akun Facebook maksimal bisa memiliki teman sampai 5000. Oleh karena itu diperlukan beberapa akun facebook untuk merusak penghalang ini.
Dengan menambahkan teman secara acak otomatis akan banyak orang juga yang melihat status promosi kita di facebook. Tapi ingat saat tambahkan teman usahakan satu kota dengan kita ya.
Cara ini merupakan cara beriklan gratis di facebook.

Lakukan Random Follow di IG dan Twitter agar dapet banyak Follback

Dengan melakukan Random Follow di IG dan Twitter otomatis jika orang tersebut merasa perlu mem follback, maka mereka akan mem follback nya. Jika kita sudah memiliki banyak follower, tentu promosi kita bias dilihat banyak orang.
Cara ini juga merupakan cara beriklan gratis di IG dan Twitter. Dengan cara ini kita juga tidak perlu membuat banyak twitter karna tidak ada maksimum follow dan follback disini.

Jangan Mencoba Promosi Berbayar

Jangan pernah mencoba-coba melakukan promosi percetakan kecil kalian dengan berbayar di facebook maupun Instagram. Karena percetakan kita hanyalah percetakan kecil dan itu hanya sampingan, tidak akan setara dengan harga promosi berbayar Facebook, IG, DLL yang tergolong mahal.

Jaga Etika Berpromosi

Dalam ber promosi, usahakan juga jangan menentukan harga lewat PM. Semisal ada yang tanya “cetak poster a3 berapaan mas?” , nah kalian malah jawab “PM aja gan”, jangan gitu. Bagi saya ini merupakan kesalahan. Lebih baik kalian balas saja komentarnya dengan jawaban “Bahannya apa dulu mas?”. Pasti mereka akan menjawab “Biasanya poster kertasnya apaan mas?” jika mereka awam soal hal percetakan. Tinggal kalian balas saja “Biasanya kalau poster kertasnya A3+ Art Cartoon, harganya 10k/poster mas”, gitu sih saran saya.

Tentunya cara promosi diatas merupakan cara promosi yang sudah mainstream. Kalian butuh cara promosi yang unik. Jika kalian Tanya caranya bagaimana, maaf saya tidak tahu banyak soal mencari kesempatan pesar alias pemasaran gaes 🙁

Menguasai Corel Draw atau AI (adobe ilustrator)

Dalam industi percetakan, file digital yang akan kita layouting (mengganti ukuran dan penataan gambar) kebanyakan di proses oleh percetakan dengan format .cdr alias corel draw.

Jadi dalam usaha percetakan, basic layouting atau lebih mudahnya desain grafis digital sangat diperlukan disini. Bisa dibilang ini merupakan syarat utama dalam memulai bisnis ini.

Untuk belajar desain menggunakan corel, kalian bisa mencarinya di youtube, ada banyak disana. Yang jelas ini merupakan syarat terpenting dan tersusah kedua yang saya rasakan setelah marketing.

Walaupun sekarang saya sudah mahir menggunakan software ini. Jika kalian merasa susah belajar desain ingatlah Tidak ada yang instan dalam belajar. Saya belajar Corel Draw dan desain grafis lainnya memerlukan waktu sekitar 3 bulan hingga mahir.

Cari Percetakan yang murah

Jika kalian ingin mendapatkan laba atau untung yang besar, maka kalian juga harus mencari tempat percetakan yang sangat murah, tapi tetap berkualitas.

Harga cetak berbeda-beda. Pengalaman saya ada 2 percetakan. Di percetakan A cetak Polaroid seharga 10 Ribu. Di percetakan B Cetak Polaroid hanya seharga 3,5k. Padahal keduanya sama-sama menggunakan bahan kertas A3+ tipe Art Cartoon. Perbedaannya hanya di percetakan B lebih besar tempat dan brand nya disbandingkan dengan percetakan A.

Jika saya di domisili klaten menggunakan percetakan ALDO DIGIPRINT.

Cara Mendapatkan List Harga

Kalian bisa mencari percetakan dengan bertanya-tanya kepada teman-teman sekitar kalian. Jika kalian tidak memiliki banyak teman atau mereka tidak tau menahu dalam percetakan, kalian bisa cari percetakan di google maps dan melakukan perbandingan harga-harga mereka.

Untuk mendpatkan daftar harga, kalian bisa mencoba nyetak di percetakan tersebut atau dengan menghubungi nomor yang tertera di google maps. Jika di google maps tidak ada nomornya , kalian bisa cari di social media percetakan tersebut. Mustahil jika percetakan besar tidak memiliki branding yang tinggi.

Cara Mendapatkan Contoh Hasil Cetakan

Saya sarankan untuk cara mendapatkan list harga, kalian coba saja mencetak dipercetakan tersebut. Selain tahu harga nya, kita juga tahu bagaimana pelayanan, kualitas, dan cara mencetak mereka. Jika tidak seperti itu, kalian minta sample dari percetakan tersebut pada teman kalian.

Cari Partner atau Teman Untuk Memulai Usaha Percetakan

Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Bisnis suatu saat juga akan membutuhkan lebih dari 1 orang untuk menjalankannya.
Seperti yang saya ceritakan diatas, saya berbakat dalam urusan cetak mencetak dan harga pasaran dan minimum nya. Tapi saya tidak banyak tahu bagaimana promosi yang benar. Saya sudah coba trik di google tapi hasilnya sama saja. Sedangkan partner saya merupakan kebalikan saya.

Dengan saling menutupi kekurangan dan menambah potensi bisnis dengan mencari partner atau teman bisnis. InshaaAllah bisnis kita akan cepat berkambang.

Sedikit tips untuk mencari teman atau partner. Kalian carilah yang menurut kalian bisa dipercaya dan amanah. Jangan yang mudah menggampangkan dan tidak konsisten. Saya sangat susah mencari orang seperti ini. Tapi Tuhan berkehendak mempertemukan saya dengan adik teman saya.

NOTE:JANGAN CINTALOKASI YA GAES WKWKKW

Amanah Dan Jangan Berbohong Ke Konsumen

Hal yang terakhir yang harus kalian kecamkan adalah amanah. Semisa kalian berjanji jika waktu selesai cetak fotonya 3 hari, ya dalam 3 hari harus kalian selesaikan bagaimanapun caranya. Jika kalian sudah berusaha tapi masih belum selesai seperti permasalahan percetakan tutup dan tidak ada percetakan yang buka, itu bisa di maklumi dan jangan lupa meminta maaf kepada konsumen.

Namun jika pesanan tidak selesai karena kelalaian kalian dan beralasan percetakan nya tutup. Lebih baik kalian berhenti berbisnis ini. Karena dari amanahnya saja sudah tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Prosedur Transaksi dalam Usaha Percetakan

Setelah mendapatkan Tips dan Trik nya dalam membuka percetakan kecil. Saatnya kita berteori sebentar dalam hal bertransaksi untuk mempermudah kalian memahami ini.

  1. Siapkan Modal.

  2. Siapkan Teman atau Partner (opsional jika sendiri kalian kuat).

  3. Cari Percetakan dengan harga termurah.

  4. Desainlah harga dan produk kalian.

  5. Promosikan di Sosial Media Online maupun online.

  6. Ada orang tertarik membeli, semisal stiker.

  7. Tanyakan pada mereka ukuran, bahan, dan jumlah.

  8. Lakukan layouting dengan corel draw atau aplikasi lainnya.

  9. Masukan file pesanan ke flashdisk atau memori.

  10. Pergi e percetakan dan bilang ingin mencetak stiker.

  11. Note : Biasanya percetakan memiliki ukuran kertas A3+(extensi). Jika ada orang pesan stiker dengan ukuran 5×7, maka kalian harus menyusunnya di ukuran kertas A3 pada aplikasi pengolah vector gambar seperti corel draw.
  12. Bilang ke petugas percetakan bisakah ditunggu, jika bisa langsung tunggu saja.

  13. Setelah selesai di cetak, bawa pulang dan potong-potong sesuai ukuran.

  14. Lakukan COD dan bagi modal.

 

END – Baca juga : Mencari Harga Kuota Termurah Indosat dan Lainnya.

Dalam Usaha percetakan dengan modal minimum ini yang paling susah bagi saya adalah di marketingnya, karena banyak saingan dan hal lainnya.

Btw, saya pindah ke depok,jawa barat mau membuka percetakan lagi tapi saya tidak memiliki teman sama sekali disini karena di perumahan 🙁 sad pokoknya gak bisa usaha lagi sebelum dapet temen kerja atau kuliah ni.

Semoga sedikit pengalaman saya disini bisa berguna bagi kalian. Jangan lupa untuk selalu visit itclax untuk info yang lainnya. Jika ada yang ingin ditanyakan, langsung saja berkomentar.

Sampai jumpa 😀

2 Komentar

  1. Pingback: Layar Sentuh Xiaomi Redmi 3s Tidak Berfungsi | IT-CLAX

  2. Pingback: Cara Mencari Keyword Yang Banyak Dicari | IT-CLAX

Tinggalkan Balasan